Orang baik tapi bodoh

Mungkin Anda sedikit alergi dengan judul yang diatas berhubung agak aneh dan berbeda dari yang biasanya.

Kata kata dari judul diatas saya ambil atau kutip dari media sosial beberapa hari lalu, dan menurut saya sangat cocok buat di bahas.

Berhubung agak sedikit menarik, jadi saya tidak buang buang waktu dan kesempatan hari ini untuk langsung menuliskannya.

Hal ini terkait dengan aktifitas di media sosial yang saat ini marak di perbincangkan dimana mana.

Dari topik yang saya maksud tidak lain ialah seseorang yang baik hati yang senang share informasi yang dia baca.

Suka share berita yang dia jumpai karna menurutnya wajib untuk segera diketahui dan dibaca banyak orang dan teman temannya.

Tetapi dia tidak tahu bahwa sumber berita tersebut dari mana. Bahkan dia tidak tahu sama sekali kebenaran yang sebenarnya tentang apa yang dia baca dan share.

Dia membaca, karna menarik dan aneh, lalu dia langsung share sebanyak banyaknya kepada orang orang yang ada di media sosial.

orang baik tapi bodoh

Google image

Nah inilah tadi yang dimaksudkan orang baik tapi bodoh. Tujuannya memang baik, agar orang orang mengetahui berita dan informasi tersebut.

Tetapi disini kesalahan nya terletak pada kebodohan nya yang tidak mencari tahu yang sebenarnya dan kebenarannya sebelum ngeshare.

Karna sekarang ini jamannya berita palsu yang akrab disebut sebagai hoax yang tidak nyata kebenaran yang sebenarnya.

Hal ini bisa terjadi karna banyak orang saat ini bebas membuat sebuah website atau blog dan menggunakannya tanpa persyaratan khusus.

Bahkan hanya modal gratis tanpa bayar seseorang dapat membuat sebuah blog atau website beserta alamatnya yang akrab disebut domain.

Otomati punya peluang besar untuk menulis dan membuat rangkaian berita dan informasi yang bisa langsung dibaca.

Bahkan berita dan informasi yang tidak nyata akan kebenaran yang sebenarnya terjadi dengan yang dituliskan.

Ini lah yang dimanfaatkan oknum dan orang orang tertentu untuk menjatuhkan banyak musuh musuh dan saingannya.

Mereka menuliskan rangkaian informasi dan berita berita bohong, palsu dan hoax untuk menjatuhkan musuh dan lawannya.

Baik itu pribadi, politik, bisnis, dagang, komunitas dan lain sebagainya lagi lalu di share di media media sosial.

Namun sebagian juga banyak orang yang menggunakan media sosial secara sehat, mereka mencari tahu kebenaran dan sumbernya terlebih dahulu.

Baru setelah itu mereka share sebanyak banyaknya setelah tahu nyata akan kebenaran suatu berita tersebut dan berasal dari sumber terpercaya.

Inilah yang dimaksud orang cerdas yang mampu bermedia sosial secara sehat dan cerdas, pintar dan berakal.

Semoga Anda satu diantara mereka yang baru saja saya tulis dan sebutkan diatas.

Perbedaan perbedaan semacam ini memang tampak jelas dan miris sekali. Sehingga sangat sulit untuk membedakan kebenaraan yang sebenarnya.

Apalagi jika sang aktor dan penulisnya profesional. Tentu hal hal semacam ini akan terlihat nyata dan susah membedakan nya dari berita sebenarnya.

Inilah yang buat orang baik tapi bodoh di media sosial banyak terperangkap. Sehingga mereka cenderung share sebanyak banyaknya.

Muncul lah konflik dan saling menghujat dan adu pendapat antara dua kubu antara orang cerdas bermdia sosial dan orang baik tapi bodoh.

Namun hal ini cenderung terjadi diranah politik atau pentas politik dimana topik topik trending musiman.

Karna dapat membuat banyak orang terpancing, lalu share sebanyak banyaknya sampai ke seluruh dunia kalau bisa.

Solusinya ?

Pendapat dan menurut saya cukup memberi pemahaman bahkan kalau bisa buat pelatihan untuk mencerdaskan orang orang yang tidak bisa bermedia sosial dengan cerdas.

Orang orang yang tidak bisa berinternetan secara sehat dan cerdas, sebut saja orang baik tapi bodoh dan senang share konten dan berita yang gak jelas dan gak pasti kebenaran sebenarnya.

Sementara cara lain, solusi saya cukup simple. Cukup menuliskan kontent kontent positif untuk dapat mencerdaskan mereka mereka itu.

Karna saya yakin, dengan cara sesimple itu rutin dilakukan dengan kerja sama yang baik dan kompak, pasti akan berhasil dalam waktu singkat.

Saya rasa cukup sampai disini saja dan kita bertemu di artikel dan topik yang berikutnya, yang lebih berkualitas dan bagus untuk dibaca.

Jadilah orang yang bisa bermedia sosial dan internetan dengan sehat dan cerdas...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Responses to "Orang baik tapi bodoh"

  1. Hadir bang .... Udah lama gak mampir bang... Template nua smoot abiss... Dan skrng makin pro aja nih pakai domain :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kabar baik ya budy ya baru nongol. Sengat ngeblog fokus dan makin serius, tentunya semua harus kita rawat dan optimalkan. Mulai dari template, domain, dan pastinya kontent paling utama kita tingkatkan. Makasih dah luangkan waktu untuk mampir.

      Delete

Berkomentar lah dengan baik, komentar yang disertakan dengan link kemungkinan tidak akan di terbitkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel