Setelah dua hari gak menulis di hari ke 17 puasa kembali lagi menulis dengan semangat

Aku merasa hidup ini memang benar-benar sangat aneh boy. Kadang juga menjengkelkan dan kadang juga menyenangkan. Tapi ya aku bawa santai saja, dan gak terlalu aku pikirin tentang itu.

Walau banyak yang bilang "Kalau aku puasa toh gak dapat pahala, sama saja aku nyiksa diri sendiri berhubung kedaan ku lagi sakit dan gak seharusnya puasa. Karna Allah mengetahui akan keadaan itu". Kata mereka.

Kembali aku tuliskan disini tepat pada hari ke 17 puasa hari ini, "Bahwa puasa di Ramadhan kali ini merupakan niat terbesar dalam hati ini. Jadi apapun ceritanya, aku akan tetap puasa walau nanti aku harus mati ditengah puasa".

Kali ini memang agak sedikit dalem boy, berhubung hari puasa kian hari makin menurun dan gak terasa bahwa bentar lagi akan meninggalkan kita. Dan kembali lah kita pada hari-hari biasa, menjalani dan memperjuangkan serta melanjutkan kembali perjalanan hidup kita masing-masing.

Gak usah sedih ya boy ! Santai saja, dan tetap selalu semangat dalam menjalaninya.

Setelah dua hari gak menulis di hari ke 17 puasa kembali lagi menulis dengan semangat
Source image > http://osolihin.wordpress.com



2 hari aku gak ada nulis tentang hari-hari puasa ku. Mulai sejak hari ke 15 puasa sampe hari ke 16 puasa. Jelas saja sedikit aneh, karna biasa hari-hari aku isi atau habiskan dengan menulis dan tidak pernah melewatkan sedikit pun.

Namun meskipun aku gak nulis selama 2 hari itu, bukan berarti aku gak puasa. Aku tetap puasa lah boy, meski keadaan kondisi fisik kurang mendukung sama sekali.

Kadang suster bilang, "Gak usah dipaksa puasa dalam keadaan seperti ini, karna kamu juga tengah butuh tenaga biar cepat sehat dan kuat". Aku sering gak menjawab boy. Kadang aku nganggukin saja.

Karna dalam hati ini masih ingin tetap puasa walau Allah terima tidaknya seperti apa yang banyak orang bilang. Hanya Allah lah yang tahu akan semua itu. Yang penting aku udah menjalankannya.

Kenapa aku gak nulis 2 hari mulai puasa hari ke 15 sampe ke 16 ? Apakah aku lagi malas menulis ? Ya jelas engak lah boy. Kamu tahu kan kalau aku itu suka dan hoby banget menulis, dan itu sudah terbilang keseharian ku.

Aku hanya butuh waktu untuk santai saja dan tenang selama 2 hari itu boy. Sekalian aku fokus di lomba blog atau kontes SEO yang aku ikuti, dimana bentar lagi akan berakhir dan tibalah penentuan pengumuman pemenangnya.

Jadi aku harus fokus disitu dulu boy selama 2 hari itu meski nantinya aku menang atau tidaknya, tetapi aku sudah berjuang dan berusaha dan segala usaha dan cara sudah aku lakukan untuk mendapatkan hadiah THR-nya hak hak hak

Kebetulan juga IP browser ku pada kebanned atau ke blokir semua boy. Jadi aku harus perbaiki dan kembalikan itu semua agar normal kembali. Karna IP browser itu sangat penting dan berharga boy, khususnya buat ku sendiri.

Selama 2 hari enggak nulis, rasanya sedikit enggak nyaman boy. Hari berlalu dari pagi hingga sore serasa gak berarti dan berakhir begitu saja tanpa ada jejak kenangan maupun moment tersisa.

Walau berbagai kegiatan dan aktifitas yang mengisi hari mulai pagi hingga sore, tetapi toh juga gak enak dan enggak nyaman boy khususnya buat ku.

Makin banyak aktifitas dan kegiatan serta moment di hari itu, maka semakin sayang dan sia-sia menurut ku. Karna gak dituliskan di blog. Tapi itu hanya khusus bagi ku, dan mungkin saja beda dengan kamu boy.

Makanya hari ini aku memutuskan untuk kembali menulis, biar hari ini enggak kayak hari kemarin dan lusa, dimana itu terlewatkan dan berlalu begitu saja di suasana seperti saat ini (Ramadhan).

Dan aku juga enggak mau sampe berlangsung lama boy engga nulis. Karna aku juga kawatir jika kelamaan gak nulis, aku jadi malas dan gak tahu mau nulis apa dan bagai mana nantinya pada saat puasa sudah selesai.

Kelamaan gak nulis bisa jadi kaku boy. Gak tahu mau mulai dari mana dan mengembangkan ide apa dan membagikan apa kepada para pembaca seperti kamu saat ini.

Maka dengan itu, hari-hari puasa mulai sejak pertama aku usahakan untuk mengabadikan lewat tulisan. Meski kadang gak enak buat kamu baca, tetapi gak papa lah boy. Maklum saja karna aku kadang nulisnya buru-buru dan bahasanya campuran.

Ya, anggap saja gak profesional hak hak hak...

Hari ini lumayan menyenangkan boy. Dan Alhamdulillah puasa ku selamat dan berjalan tanpa ada halangan serta kendala. Meski badan ku agak terasa tampak lemas dan Mag terus menyerang, tetapi aku tetap semangat boy hari ini.

Hari ini aku kembali kedatangan tamu dari jerman bareng suster boy. Kalau gak salah pas aku tengah tidur siang mereka datang. Jelas saja aku sedikit kambolan karna kaget secara tiba-tiba.

Tapi perasaan ku tadi aku tengah mimpi. Tapi tahunya enggak boy, ternyata nyata adanya. Hari ini aku memang tidur siang, berbeda dari hari sebelumnya. Mungkin karna aku kecapean banget tadi, sampe-sampe gak sadar aku ketiduran.

Tapi gak lama kok aku tidurnya. Karna aku kebangun akan kedatangan tamu aku yang aku sebut tadi. Dan siang sampai sore itu waktunya di isi dengan ngobrol dengan mereka.

Beda halnya dengan pagi tadi. Waktu aku habiskan dengan potong rambut, biar ganteng dan agak rapi dikit penampilannya boy.

Masalah penampilan, ya jangan ditanya lah boy. Biar pun aku begini dan keadaan ku seperti ini, tetapi penampilan paling aku nomer (1) satukan boy hak hak hak.

Songong...

Tapi Alhamdulilah, selesai potong rambutnya sebelum tamu dan susternya keburu datang. Kalau gak bisa kualat aku karna dalam keadaan berantakan gituan.

Ya gak apa-apa sih sebenarnya. Tapi jelas saja gak enak lah boy. Masak tamu datang akunya dalam keadaan begitu ? Kan gak enak. Sementara mereka datang untuk pengen ngobrol berbincang-bincang. Tapi aku malah potong rambut.

Nah, ngobrol dengan mereka itu berlangsung hingga sore. Sehingga aku gak sempat untuk melanjutkan kerja tangan ku yang akrab aku sebut ketrampilan.

Tapi ya gak masalah kok. Soalnya sama-sama lebih penting. Dan sore itu gak bisa atau gak ada lagi waktu buat lanjutin itu. Karna aku harus melanjutkan untuk menulis, berhubung sudah 2 hari aku gak menulis.

Jadi jangan sampe pula 3 hari aku gak ada nulis apa-apa. Bisa brabe nanti ceritannya boy.

Mudah-mudahan, sebelum waktu berbuka tiba dimana sirene di bunyikan di masjid beserta bedug, aku sudah siap nulisnya tanpa menunggu atau melanjutkannya pada malam harinya.

Karna malam hari kan waktu istrahat boy. Apalagi habis berbuka itu, malamnya wah terasa berat dan lelah banget boy. Bawaanya pengen tidur terus. Tapi aku gak langsung tidur lah boy.

Berhubung aku gak bisa ikut taraweh ke masjid, jadi aku sempatin untuk baca yasin sejenak sebelum tidur. Biar hati tenang, nyaman, dan segala jin juga gak mendekat atau menghampiri.

Jin dan jun kali ya ? Soalnya kan bulan puasa, mana ada jin yang dilepas sekarang. Ngawur aku. Mungkin karna bentar lagi mau berbuka, jadi aku mulai gak konsentrasi nulisnya boy.

Dari pada makin ngawur nantinya, mending aku akhiri dan sudahi dulu nulisnya. Dan aku siap-siap atau stanby nunggu bedug dari masjid. Dimana lagi kalau gak di depan meja makan boy.

Terpenting hari ini Alhamdulilah, lancar, kuat dan selamat puasa hari ke 17-nya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Setelah dua hari gak menulis di hari ke 17 puasa kembali lagi menulis dengan semangat"

Post a Comment

Berkomentar lah dengan baik, komentar yang disertakan dengan link kemungkinan tidak akan di terbitkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel