Menulis adalah aktifitas yang pas tengah nunggu berbuka pada hari ke 13 puasa

"Sahur... Sahur... Sahur... Sahur...", Suara teriakan anak-anak di jalan disertai dengan bunyi sirene pada subuh itu, pertanda waktunya untuk sahur dan tidak ada kata untuk tidur lagi pada pukul segitu.

Di daerah tempat tinggal ku memang seperti gitu boy. Kadang masih pukul 2 tengah malam sudah ada yang teriak-teriakan sahur woi katanya. Kadang dalam pikiran ku sedikit jengkel akan hal itu. Tapi mungkin itu lebih tepatnya agar gak kesiangan boy.

Aku bangun sambil menyalakan ponsel ku, meski subuh itu agak sedikit malas untuk bangun dan makan sahur. Tapi karna puasa, jadi terpaksa aku harus bangun dan cuci muka, lalu makan sahur.

"Ternyata sudah pukul 3:30", sambil OTW cuci muka, lalu aku kembali lagi ke TKP. Gak lama kemudian mulai kedengaran suara lentunan ngaji dari masjid, menambah indahnya suasana subuh itu.

Aku melihat ibu masih tengah mempersiapkan makan sahur. Dalam pikiran ku sempat berkata boy, "Udah kayak direstoran saja". Seraya meneguk teh hangat yang sudah di siapkan ibu sejak tadi.

Menulis adalah aktifitas yang pas tengah nunggu berbuka pada hari ke 13 puasa Source Image > https://blog.djarumbeasiswaplus.org



"Gak ada capeknya ibu, padahal seingat ku tadi dia tidur pukul 00:30 boy, berarti dia tidur hanya sekitar 2 jam saja ?", dalam hatiku berkata begitu seolah aku salut dengan ibu ku yang baru saja tidur sudah bangun lagi seolah gak ada apa-apa dalam waktu sesingkat itu boy.

Aku saja walau pun udah cuci muka, tetap saja masih ngantuk dan merasa capek buanget. Bahkan tengah nunggu makan sahur tiba, aku sempatin mengorok bentar. Wah wah wah, luar biasa. Tepuk tangan saudara-saudara.

Tiba waktunya makan sahur. Aku hanya makan nasi dan kentang secukupnya saja, setelah itu aku minum air yang banyak. Ibu sempat berkata, "Ada apa dengan mu ?". Tetapi aku hanya menjawab dengan isyarat bahwa gak ada terjadi apa-apa.

Lalu setelah itu langsung saja aku baca niat puasannya dan aku pun gak tahu lagi entah apa yang terjadi setelah itu. Entah itu gempa bumi, entah itu terjadi pembunuhan dan banjir, entah itu ada pencurian dan kejadian lainnya yang terjadi pada subuh itu.

Yang jelas aku bangun tepat pada pukul 09:00 pagi, dimana matahari sudah mulai terik dan menyenter tempat dimana aku tertidur tadi. "Ternyata sudah hampir siang", dalam hati ku berkata gitu boy sambil melihat kearah jam di dinding.

Bulan puasa memang bulan dimana aku sering bangun jam 9 kadang jam 10 pagi. Karna diwaktu setelah makan sahur, kembali aku melanjutkan untuk tidur lagi. Berhubung aku tengah gak bisa kemana-mana.

Begitulah singkat ceritanya tentang makan sahur ku tepat pada puasa hari yang ke 13 kalau aku gak keliru ngitungnya.

Seperti biasa dan gak jauh beda dari hari-hari sebelumnya. Yaitu habis cuci muka aku langsung terkoneksi dengan Internet dan langsung buka blog serta mengecek segala sesuatunya tentang blog ku yang sudah aku anggap lapak.

Karna aku adalah peserta dari lomba blog "Kontes Seo Bimtek", berhubung TGL deadline yang mulai hampir dekat, jadi aku langsung sempatin ngecek saat ini aku tengah berada di posisi berapa.

Ternyata sangat menakutkan dan menjengkelkan sekali posisinya boy, dimana aku di tempatkan di posisi no 6 dari beberapa peserta yang ikut dalam lomba. "Buset, bisa hilang modal lebaran dan bakal gigit jari aku", dalam hatiku berkata kek gitu boy setelah melihat itu.

Aku gak bisa buat apa-apa untuk itu dan aku hanya bisa berdoa agar posisi itu bisa berubah sebelum tanggal penjurian. "Aku hanya butuh waktu dalam 2 minggu jendral", aku berpikir begitu seraya memberi semangat diri sendiri.

Perasaan ku mulai gak enak. "Tapi tunggu saja tanggal mainnya" kembali dalam hatiku berkata begitu. Jelang siang, aku sempat teringgat tentang paket ku kemarin yang dikirim. Berhubung aku masih connect dengan Internet, jadi langsung saja aku sempatin mengechek resi kirimannya di situs posindonesia(dot)co(dot)id.

Ternyata masih dalam proses boy. Belum nyampe katanya. "Mungkin aku terlalu gak sabaran", dalam pikiran ku berpikir begitu, sambil memutuskan koneksi dengan jaringan Internet.

Dan siang itu aku habiskan waktu ku dengan berketrampilan, membuat suatu barang yang menarik dari berbagai plastik bungkus makanan ringan. Dimana itu proyek ku yang sampai saat ini tengah berjalan boy.

Sambil berkreasi aku menyalakan musik yang nada dan liriknya dari papua sana, yang katanya penyanyinya "MITHA", kalau aku gak keliru. Semoga saja tidak. Aku kan belum pikun.

Siang itu memang sangat cerah, trik matahari bukan main menghantam bumi. Panasnya minta ampun, serasa Ice Teh adalah teman terbaik pada siang itu sambil berkreasi.

"Tapi ya gak lah, aku kan puasa boy", dalam hati ku berkata begitu seraya mengikuti nyanyian yang liriknya sudah hampir diluar kepala.

Siang itu aku gak ada tidur sama sekali. Tetapi power ku tetap full dan fit, gak ada rasa lelah dan lemas sedikit pun terasa. Gak kaya hari-hari sebelumnya. Tapi sakit Mag tetap adalah boy. Namun itu gak terlalu jadi masalah untuk tetap lanjut puasa pada hari ini tepat pada hari ke 13 puasa.

Kreasi pun mulai tampak jadi dan sebentar lagi akan menjadi suatu karya yang sangat menarik dan unik. Waktu pun sudah menunjukkan tepat pada sore hari, waktunya aku untuk mengakhiri aktifitas tersebut lalu melanjutkan aktifitas berikutnya.

Yaitu, menulis...

Jelang nunggu waktu buka puasa, tentunya setelah aku mandi lah boy, lalu aku melanjutkan untuk menulis apa yang saat ini tengah kamu baca. Dimana itu yang berlangsung sejak tadi sahur pampai senja menunggu waktu berbuka saat ini.

Dalam bahasa sekarangnya atau jawa sudanya kalau aku gak keliru, itu namanya "ngabuburit" atau menunggu waktu berbuka. Tepatnya adalah dimanfaatkan untuk menulis.

Baik itu menulis artikel maupun menulis tentang hari yang berlangsung sejak tadi pagi hingga pada sore hari. Dengan berbagai koleksi bahasa yang dapat menghibur dan gak membuat bosan.

Jadi, waktu nunggu berbuka aku manfaatkan dan habiskan untuk menulis hingga bedug pertanda waktu buka puasa sudah tiba.

Dan banyak sebenarnya acara pribadi yang dapat dilakukan ketika menunggu waktu berbuka tiba, termasuk santai untuk menikmati senja raya yang indah itu.

Asalkan jangan nunggu waktu berbuka atau ngabuburit di depan meja makan, dimana berbagai koleksi makan dan minuman sudah di hidangkan. Karna terkadang disitu godaan sering datang dan membuat iman jadi goyang.

Detik-detik terakhir biasa disebut penentuan antara menang kalahnya, merdeka tidaknya, dan apapun bisa terjadi disaat detik-detik terakhir boy. Jadi, carilah kesibukan yang tepat ketika saat ngabuburit atau nunggu waktu berbuka.

Termasuk menulis salah-satunya, dimana itu kebiasaan yang gak bisa aku lupain dan musnahkan dalam diri ini. Bahkan baru saja aku selesai dan mengahiri aktifitas menulis ku berhubung waktu berbuka sudah tiba.

Tetap smangat...



Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Menulis adalah aktifitas yang pas tengah nunggu berbuka pada hari ke 13 puasa"

Post a Comment

Berkomentar lah dengan baik, komentar yang disertakan dengan link kemungkinan tidak akan di terbitkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel