Semangat buah kurma di hari ke 3 puasa Alhamdulillah berjalan lancar

Sejak bangun pagi hingga saat ini tepat pada pukul 12:40, baru saja aku terputus dengan koneksi Internet. "Inilah efeknya kalau koneksi Internet gak ikut serta aku puasa'in kayak kemarin" ucap ku dalam hati.

Hal Ini lah yang sering aku sebut "Konyol" ! Aku merasa kalau hari ini aku sarapan dengan koneksi Internet, dan aku berharap kalau ini gak akan terjadi di hari ke empat puasa besok kalau ada umur panjang dan sehat selalu.

Setelah menang disalah-satu lomba blog pada TGL 15 Mei lalu, Mas Jokowarino tertanda sebagai (Panitia Lomba) mengirimkan aku pesan E-mail bahwa pembagian hadiah uang tunainya akan di bagikan tepat pada (Sabtu TGL 19 Mei) hari ini.

Dan di pengumuman sebelumnya untuk para peserta juara, pada TGL tersebut harus mengkonfirmasikan hadiahnya. Karna jika tidak, maka akan hangus.

Aku berpikir kalau "Ini adalah masalah besar". Dan tepat pada TGL dan hari itu juga terpaksa aku harus terhubung dengan koneksi Internet. Kalau gak bisa makin ribet ini ceritanya.

Semangat buah kurma di hari ketiga puasa dan berjalan lancar
Image source > www.motivatorindonesia.net

Menurut ku ini adalah konyol sekali, karna Jelas-jelan isi pesan E-mailnya berbunyi "Bahwa pembagian hadiahnya dimulai pada pukul 12:00 siang, tetapi aku nge chek pesan E-mail konfirmasinya pas ketika bangun pagi harinya".

Dan mulai pagi itu, sambil menunggu E-mail konfirmasi tiba, aku sempatkan melanjutkan desain Web dan membuat Blog di Web Hosting yang baruku. Dan sesekali aku buka E-mail, lagi-lagi ternya belum ada juga.

Dan itu berlangsung hingga siang hari tepatnya pukul 12:45, dimana bedug di pukul dan suara adzan di kumandangkan pertanda bahwa waktu shalat zuhur sudah tiba.

Disitu kembali aku berpikir lagi sambil menoleh kearah jam, "Ternyata sudah siang". Langsung saja aku Otw cuci muka dan gak nunggu pake nanti atau kata bentar lagi.

Karna bukan cumah 1 atau 2 jam aku terhubung dengan koneksi Internet, tetapi hampir 5 jam aku ditempat tidur hanya chek E-mail masuk sambil desain Web, dan sesekali aku chek page view Blog.

Jelas sangat membosankan !

Kembali aku chek untuk yang kesekian kalinya setelah cuci muka, "Toh masih gak ada juga, padahal sudah jam brapa ?". Sepertinya makin tambah ribet ceritanya, ditambah lagi belum ada satu apa pun yang sudah aku tulis buat di publis untuk proyek (My Ramadhan 2018) nanti.

Dalam pikiran ku, "Begini lah efeknya kalau akses Internet gak di puasain, semua serba dilupain, termasuk baca yasin". Ini memang kebiasan ku yang keseringan dan agak sulit buat aku lupain.

Karna koneksi Internet bukan saja hanya sekedar hiburan semata bagiku, tetapi juga tempat untuk ku berkarya, mengembangkan ide, menulis dan sharing, bahkan cari uang masuk.

Tetapi bukan untuk sosmed ! Kalau sosmed ikut aku puasain. Karna menurutku sama sekali gak ada sumber daya kehidupan dan tempat untuk mengembangkan bakat dan pengetahuan serta ide disana.

Malah yang ada bisa ngerusak puasa dengan berbagai hal dan kegiatan serta aktifitas yang kita lakukan disana sebagai mana yang sudah aku tuliskan kemarin pada hari kedua puasa.

Sekitar pukul 15:00 wib, aku bilang kepada ibu "Yaudah, langsung saja ibu chek uangnya apakah sudah dikirim atau masih belum. Gak usah nunggu E-mail komfirmasi datang, kelamaan soalnya. Mungkin saja gak pake komfirmasi pengiriman lagi.

"Oh begitu ??? Jangan-jangan penipuan", jawab ibu singkat saja tapi padat dan menyentuh.

Di hari ke tiga puasa aku merasakan suatu yang sangat berbeda dari hari-hari sebelumnya, yaitu badan ku terasa lemas dan bawaan ku diam gak mau bicara sepata kata pun dan pada siapa pun.

Mungkin karna hari ini aku gak tidur siang, gak seperti waktu puasa hari pertama dan kedua. Atau mungkin juga karna E-mail komfirmasi pengiriman hadiah uang tunainya gak kunjung tiba ! Twing,, Twing,, Twing,, Twing...

Aku jadi teringat, kemarin malam ada ustadz ceramah di TV bilang "Kalau diam itu bisa membatalkan puasa". Lalu langsung saja aku coba cari di Google dengan keyword "Apakah diam bisa membatalkan puasa ?".

Ternyata hasilnya menampilkan kalau "Diam-diam makan bakso, diam-diam makan nasi, diam-diam minum air, diam-diam kewarung gado-gado, diam-diam ngopi, pokoknya diam-diam udah kenyang".

Sebelum waktu shalat Ashar tiba, aku memutuskan untuk baca yasin sejenak, berhubung dari tadi pagi hingga siang hari pikiran ku kacaw gak menentu, ditambah lagi badanku yang lemas dan perutku yang lapar.

Berdoa dan baca yasin merupakan kekuatan bagiku, biar pun tampang ku begini dan keseharian ku terkoneksi dengan jaringan Internet 24 jam, tetapi itu adalah andalan ku dan selalu aku sempatkan.

Mungkin karna aku lagi sakit atau mungkin karna aku lemah dan gak bisa melakukan banyak hal secara nyata. Tetapi aku juga sadar, mungkin bukan cuma aku saja. Mungkin orang lain lebih dari berdoa dan baca yasin, tetapi mereka gak sesongong aku.

Prinship ku dalam menjalani hari, "Gak usah urus orang lain, cukup dengan diri sendiri saja", terlebih dibulan puasa seperti saat ini dan keadaan seperti ini.

Sementara perutku mulai keroncongan dan serasa terdengar seperti suara krekel krekel di dalamnya. Setelah baca yasin, aku berdoa agar aku dan juga perutku diberikan kekuatan jelang beberapa saat lagi tiba waktu buka puasa.

Jujur saja, hari ketiga puasa ini aku sangat lemah dan merasa hampir gak kuat. Aku merasakan kalau tulangku sudah gak ada, dan mengangkat lidah buat bicara pun aku tak kuasa lagi.

Tetapi meskipun demikian, aku tetap chek E-mail masuk, kali aja ada E-mail komfirmasi pengiriman hadiah dari Mas Jokowarino, dan gak lupa juga aku chek page view blog wkwkwk.

Tiba-tiba sekitar pukul 17:39, aku kaget karna ada E-mail masuk yang berisi konfirmasi pengiriman hadiah dengan bunyi, "Kami sudah mentransfer hadiah uang tunainya Pak". Kembali kuat dan semangat serta mengucap Alhamdulilah seketika itu.

Aku langsung menoleh memanggil ibu untuk memberitahunya. Hhh ternyata udah keburu pergi duluan. "Kan tadi aku yang bilang, gak usah nunggu E-mail komfirmasi ?" dalam pikiran ku berkata begitu sambil nyengir.

Tapi aku merasa sedikit aneh dan berbeda disitu ! Karna Mas Jokowarino memanggilku "Pak", padahal anakku saja belum ada. Jangankan anak, istriku pun belum ada sama sekali. Mungkin ini yang disebut dengan "Menghargai satu sama lain", aku berpikir begitu.

Ternyata dan teryata gak terasa bahwa seiring berjalannya waktu sudah menunjukan bahwa sudah pukul 18:00 wib.

Itu artinya sebentar lagi akan tiba waktu yang telah ditunggu-tunggu sejak tadi. Dan bukan hanya waktunya saja yang tiba, tetapi juga ibu sudah tiba dengan membawa hadiah uang tunainya yang telah ditransfer Mas Jokowarino.

Bahkan bukan cuman hadiah uang tunai saja yang dibawa ibu, tetapi juga buah kurma yang kemarin aku tuliskan dan ceritakan serta idamkan di hari kedua puasa. Ternya hari ini tepat pada hari ke 3 puasa aku bisa berbuka dengan buah kurma dan menikmatinya bersama ibu.

Selamat berbuka puasa untuk kita semua berhubung sudah tiba waktunya, syukur dan Alhamdulillah serta Trimakasih juga buat Mas Jokowarino atas hadiahnya. Dan itu sudah terkirim hari ini.

Sampai ketemu di hari ke 4 puasa tepat pada ke esokan harinya dalam (My Ramadhan 2018). Tetap semangat membaca dan menjalankan puasanya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Semangat buah kurma di hari ke 3 puasa Alhamdulillah berjalan lancar"

Post a Comment

Berkomentar lah dengan baik, komentar yang disertakan dengan link kemungkinan tidak akan di terbitkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel