Puasa hari yang kedua Alhamdulillah enjoy dan berjalan lancar

Gak terasa hari ini adalah hari yang kedua puasa. Hari ini aku merasa sangat enjoy dalam menjalaninya sampai waktunya tiba nanti, karna aku sudah banyak belajar dari pengalaman di hari puasa pertama kemarin.

Tapi hari ini agak sedikit berbeda dari hari yang pertama. Karna hari ini aku membuka akses ke blog dan Internet, namun tidak untuk media sosial seperti facebook, twitter, WA dan lainnya.

Kenapa ? Karna menurut ku ada banyak sekali hal di medsos yang bisa saja membuat puasa menjadi batal dan makruh. Seperti melihat foto perempuan, melihat status yang berbau negatif, update status, inbox, komentar dan lain sebagainya.

Mungkin bagi sebagian orang ini adalah termasuk hal yang konyol dan gak masuk akal, tetapi bagiku ini adalah terbaik untuk menjaga puasa agar tetap utuh meski kadang aku merasa kalau ini agak sedikit aneh dari yang lainnya.

Tapi itu gak jadi masalah, karna menurutku hidup ini tidak perlu di banyakin masalah. Terutama dalam menjalani puasa harus damai dan santai saja.

Puasa hari kedua alhamdulillah enjoy dan berjalan lancar

Source image > https://koranperjoeangan.com

Dan Alhamdulillah sampai sejauh ini jelang siang hari tiba gak ada masalah sama sekali, baik itu dari godaan mau pun hal lain yang menjadi pokok permasalahan dan menggoyangkan iman serta pertahanan ku.

Tapi ada 1 yang hari ini membuat aku jadi termenung sampai merenung jauh ! Yaitu suara ngaji di masjid yang mulai berkumandang dengan suara yang merdu jelang pukul 12:00

"Ternyata hari ini adalah hari jum'at, pantas saja suara ngaji di masjid mulai berkumandang jam segini". Ucapku dalam hati ini.

Tidak seperti biasanya, suasana jum'at kali ini luar biasa, mungkin karna suasana Ramadhan juga membuat jadi sedikit berbeda dari jum'at biasanya. Ditambah lagi dengan banyaknya orang-orang mulai berdatangan di masjid, jadi membuat aku pengen ingin terbang ke masjid seketika itu untuk shalat jum'at.

Disitu aku berpikir, "Aku lagi sakit, jadi aku harus sabar karna gak bisa ikut shalat jum'at berjamaah di masjid, disini aku harus belajar kuat dan memahami situasi dan kedaan saat seperti ini".

Kalau aku gak sakit, belum tentu juga aku ikut shalat jum'at di masjid. Karna bisa saja kalau aku gak sakit saat ini aku gak akan berada dirumah, bisa jadi ditempat kerja atau dimana saja aku jelajahi saat suasana seperti ini.

Bisa jadi !

Merdunya suara ngaji yang berkumandang di masjid pertanda sebentar lagi akan shalat jum'at. Saking terharunya, segala aktifitas aku hentikan untuk mendengar dan menikmati suara baca'an Al Qur'an-nya yang merdu dan juga menyentuh hatiku.

Kembali aku taruh ponsel diatas meja yang tadi aku gunakan buat menulis apa yang saat ini tengah kamu baca, lalu aku fokus mendengar dan menyimak lentunan Ayat Al Qur'an yang terdengar dari Toa masjid di depan rumah.

"Tenang dan damai terasa hati dan pikiran ini hanya dengan mendengarnya saja, apalagi jika aku bisa ikut shalat jum'at bareng, mungkin akan lebih tenang dan nyaman serta melengkapi ibadah puasa ku saat ini", dalam hatiku berkata.

Aku merasakan seketika itu bahwa mataku mulai ngantuk dan pikiranku juga mulai melayang mendengar merdunya lentunan ayat demi ayat yang di baca kan, berhubung semalam aku tidur larut malam dan tadi subuh aku bangun jam 3:30 pada waktu sahur, jadi sepertinya aku harus istrahat siang bentar.

Tapi aku gak bisa tidur sekarang karna sebentar lagi jum'at dimulai dan paling tidaknya aku bisa dengar khutbah dan mengutip pesan dan motivasi penyampaiannya, berhubung masjid gak jauh dari depan rumah ku.

Eh,, ternyata cuaca malah gak mendukung apa yang ada dalam hati dan pikiranku. Begitu adzan sudah mulai terdengar dan waktu jum'at telah tiba, hujan mengguyur deras dan gak ada hentinya sama sekali.

Aku mulai kesal karna gak ada terdengar suara apa pun dari masjid sama sekali, padahal aku sudah stanby di tempat nyaman untuk mendengar khutbah jum'at dari rumah.

"Udah gak bisa ikut shalat jum'at, gak bisa pula mendengar khutbah jum'at ! Kayaknya makin rumit ceritanya", dalam hatiku berkata begitu.

Hari ini cuaca memang agak kurang mendukung sejak tadi subuh hingga siang ini. Kembali dalam hatiku berkata, "Mungkin cuaca ini mendukung jika aku tarik selimut sampai jam 3 sore nanti ?", sambil tarik selimut aku memejamkan mata ditengah derasnya hujan mengguyur siang itu.

Ternyata benar apa kata orang, "Kalau bulan puasa kita gak bisa tidur siang kelama'an. Karna puasa kita bisa saja rusak atau batal (gak sah kale)", dan itu bukan mitos atau hanya omongan lapo kopi semata.

Tahu darimana ?

Karna sebelum bangun tidur siang itu aku bermimpi "kalau aku tengah minum air kelapa muda campur batu ice bersama sekelompok teman-teman yang sama sekali tidak aku kenal" Jreng... Jreng... Jreng...

Tapi menurut ku puasaku masih tetap utuh dan aman, karna itu kan hanya mimpi di siang bolong doang ! Terpenting kan aku gak ada minum. Namun meskipun demikian, itu bisa juga aku jadikan sebuah pengalaman, bahwa tidur siang kelamaan itu di bulan puasa gak baik buat kita dan bisa saja merusak puasa kita.

Lalu aku memutuskan kalau ke esokan harinya aku gak akan tidur siang kelamaan lagi, dan bukan hanya besok saja, tetapi selama bulan Ramadhan selagi aku diberi kekuatan dan kesempatan untuk menjalankan ibadah puasa.

Sebelum aku lanjut nulis sekitar pukul 16:23, aku sempatkan baca yasin dulu. Karna begitulah kalau akses Internet terkoneksi dan akses blog di perbolehkan, kadang aku sering lupa dengan segalanya.

Beda halnya dengan kemarin waktu puasa hari pertama, segala akses tidak aku perbolehkan hingga pukul 18:30. Itulah yang memang harus aku puasakan sebenarnya, karna itu sudah kebiasaan dan keseringan.

Hari ini gak ada yang terlalu unik dan menarik untuk aku tulis dan di ceritakan dalam menjalani puasa pada hari kedua ku, ditambah lagi dengan cuaca yang kurang mendukung.

Bawa'an ku jadi malas saja ! Tetapi aku tetap terus menuliskannya walau kedengarannya sedikit konyol buat dibaca, dan aku juga tetap menyadari kalau aku tengah puasa saat ini dan sebentar lagi akan tiba waktu buka.

Sore itu aku pengen makan buah kurma untuk buka puasa nanti, sementara baru besok dikirimkan hadiah uang tunai dari BEOhoster yang berhasil aku menangkan pada 15 Mei lalu ! kembali aku berpikir disitu "Berarti hari ini di undur dulu makan buah kurmanya ?".

Sepertinya ibu mengetahui apa yang ada dalam pikiran ku, karna tiba-tiba dia berkata, "Yaudah, besok biar ibu yang beli dipasar". Tadinya aku pikir ibu bilang kalau dia mau beli sekarang pake uangnya !

Mungkin karna waktu sudah menunjuk pada pukul 17:30, jadi aku mulai gak konsentrasi. Tapi besok aku harus beli kurma jika hadiah uang tunainya sudah aku terima dari Mas Joko Warino.

Dan Alhamdulillah bentar lagi mau buka puasa, aku mulai tampak senang dan bahagia serta penuh syukur karna aku bisa menjalankan ibadah puasa pada hari ke dua dengan selamat dari segala godaan dan cobaan.

Meski hari ini aku gak bisa berbuka dengan kurma, tetapi sudah syukur dan Alhamdulilah karna ibu sudah menyiapkan menu yang alakadarnya dan apa adanya.

Buka puasa dengan keluarga terutama bareng ibu itu bagiku luar biasa dan sangat berbeda sekali. Meskipun menu yang ada di atas meja tidak semewah yang ada di iklan dan di Tivi-Tivi, tetapi sangat luar biasa sekali.

Maka beruntung dan bersyukur lah mereka yang dapat menjalankan ibadah puasa terutama buka puasa bareng ibu dan keluarga dirumah, karna itu sangat lah istimewa dari berbagai hidangan yang istimewa.

Dan waktu itu pun sudah tiba, dengan penuh syukur dan mengucap Alhamdulilah serta bismilah sambil meneguk segelas air yang telah terhidang sejak tadi.

Berrrrrrrrr..... "Bunyi perut ku".

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Puasa hari yang kedua Alhamdulillah enjoy dan berjalan lancar "

Post a Comment

Berkomentar lah dengan baik, komentar yang disertakan dengan link kemungkinan tidak akan di terbitkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel