Puasa hari ke 6 meski sakit kambuh tapi Alhamdulillah berjalan lancar

Kadang, kondisi dan kesehatan fisik tidak seperti apa yang kita harapkan. Sehingga pada akhirnya, segala sesuatunya tidak berjalan sesuai dengan yang kita inginkan dan kehendaki, meski besar niat dalam hati untuk menuju kebaikan.

Tapi mau gimana lagi. Kadang aku berpikir, mungkin ini lah yang sering disebut "Bahwa manusia hanya dapat merencanakan, tetapi tuhan lah yang mengkehendaki Iya atau Tidaknya".

Namun, aku atau kita tetap berusaha walau jatuh bangun serta berbagai cobaan dan rintangan maupun badai yang terus menghadang. Karna mungkin kita harus menghadapi untuk melewatinya tanpa mundur atau menyerah sebelum berperang.

Karna Allah akan selalu ada bersama kita dalam menjalani dan menghadapi serta melewati apapun itu. Selagi itu di jalanya, dan kita terus mohon ampun dan minta pertolongan serta kekuatan.

Dan bukan karna apa yang kita kehendaki atau rencanakan tidak baik. Tetapi rencana Allah lebih baik dari apa yang kita rencanakan, karna dia maha mengetahui segala sesuatunya.

Puasa hari ke 6 meski sakit kambuh tapi Alhamdulillah berjalan lancar
Source image > www.kuliahdesain.com



Kadang aku berpikir begitu sambil merenungi dan mendalaminya. Agar nantinya aku memahami segala sesuatunya tanpa harus menyesali siapa pun, termasuk keadaan dan kesehatan fisik.

Hari ke 6 puasa merupakan hari yang penuh dengan cobaan besar yang aku rasakan dalam menjalani puasa saat ini. Tidak seperti pada hari-hari sebelumnya, dimana aku merasa santai dan enjoy tanpa ada halangan dan beban sedikit pun.

Dan ini bukan tentang koneksi Internet. Lapar. Haus. Cuaca. Sinyal atau lainnya yang terasa sangat konyol untuk di dengar dan dibaca. Tetapi ini tentang kesehatan dan kondisi yang kian hari kian melemah seiring berjalannya puasa.

Ini merupakan hal yang sudah pernah terbayangkan oleh ku jauh hari sebelum Ramadhan tiba. "Bahwa nantinya akan ada yang lebih berat lagi dari apa yang tengah aku bayangkan dan khawatirkan saat ini".

Dan waktu itu pun sudah tiba seiring berjalannya hari pertama puasa hingga hari ke 6 tepat pada hari ini, dimana aku langsung menuliskannya di dalam blog.

Bagiku ini adalah merupakan cobaan. Sampai sejauh mana aku tetap mempertahankan puasa ku ditengah keadaan yang menurut ku sangat goyang dan kurang sehat.

Ibu pun tampak khawatir dengan melihat keadaan ku. Hanya saja kali ini dia tidak berkata, "Apakah aku masih sanggup untuk melanjutkanya ?". Karna ibu pun tahu dari hari-hari sebelumnya, bahwa keinginan dan niat ku untuk tetap berpuasa sangat lah besar, meski dalam keadaan seperti saat ini.

Di hari-hari sebelumnya, seperti dihari pertama dan ke 2 puasa, aku masih menuliskan dalam nada humor dan bahasa konyol. Karna memang dalam keadaan santai dan enjoy. Agar orang, baik itu pembaca maupun aku sendiri selaku yang menuliskannya, dapat tertawa. Paling tidaknya dapat menghibur saat bulan puasa saat ini lewat tulisan uangkapan pribadi.

Disisi lain lagi terkadang aku berpikir "Bahwa aku terlalu memaksakan diri untuk menjalani puasa dalam keadaan dan kondisi fisik yang kurang sehat. Dan pada akhirnya nanti bukannya malah pahala yang bertambah".

Berarti penyiksaan dong kalau gitu ?

Sehubungan dengan berpuasa dalam keadaan sakit, sebagai mana dengan apa yang pernah aku baca di artikel-artikel orang pintar, "Bahwa puasa dalam keadaan sakit itu sama saja menyiksa diri".

Tetapi semua itu Allah lah yang tahu. Karna ia maha mengetahui apa yang ada di dalam setiap hati dan pikiran manusia yang sebenarnya. Karna puasa ini merupakan niat paling besar yang ada dalam hati ini jauh hari sebelum Ramadhan tiba. Maka apapun ceritanya, aku akan terus berpuasa selagi aku diberi kekuatan dan kesempatan.

Mulai pagi itu hingga siang hari kondisi ku terbilang kurang baik. Dan mungkin tidak dapat aku tuliskan dan bagikan tentang itu di blog, sehubungan dengan aturan mainnya memang begitu. Dan bahkan sampai sore hari itu makin tidak tambah baik.

Dan itu membuat ku terpaksa harus istrahat atau berbaring seharian ditempat tidur. Tetapi bukan semata-mata aku tidur, karna aku tidak mau kalau puasa ku jadi rusak hanya karna kebanyakan tidur seharian.

Aku lebih memilih menulis dari pada tidur. Sehubungan dengan sinyal yang sampai saat ini masih belum dinyalakan, jadi aku masih belum bisa terkoneksi dengan Internet atau buka blog dan aktifitas online lainnya.

Syukur Alhamdulilah karna puasa ku bertahan dan selamat sampai waktunya tiba, tanpa ada cacat sedikit pun oleh kendisi fisik yang mana sejak pagi hingga siang kurang baik dan kurang sehat serta kurang mendukung, khususnya hari ini tepat pada hari ke 6 puasa.

Aku hanya bisa berharap dan berdoa sambil memohon minta kekuatan serta ampunan darinya agar dihari esok aku tetap selalu diberi kekuatan dalam menjalani puasa pada hari ke 7. Meski dalam keadaan seperti ini.

Segala sesuatunya kembali aku serahkan kepadanya, karna tiada tuhan melainkan Allah, dan dialah yang maha mengetahui segala sesuatunya yang akan terjadi pada keesokan harinya.

Tetap semangat dan sehat selalu untuk para pembaca yang menjalankan ibdah puasanya. Dan khususnya bagi seluruh umat Islam yang menjalankannya.

Mungkin khusus untuk hari ini, tak panjan lebar untuk aku tulis dan ceritakan. Karna memang kurang baik. Jadi aku hampir gak tahu mau ceritain dan nulis tentang apa dan bagai mana.

Gak mungkin aku nangis lewat tulisan ini karna fisik dan kesehatan ku saat ini tengah gak baik dan gak mendukung. Yang jelas hari ini agak suram dan gak semangat kayak hari biasa.

Terpenting selamat puasanya, meski tengah gak mendukung fisiknya. Dan semua itu gak lepas dari pertolongan dan kekuatan yang diberi oleh yang kuasa berkat doa dan mungkin karna hari ini juga aku banyak baca yasin.

Puasa memang berat, khususnya bagi orang yang kondisinya tengah sakit kayak aku. Tapi aku berusaha untuk meringan-ringankan dan mensanggupkan, selagi ada waktu dan kesempatan.

Jika gak sekarang, kapan lagi ? Karna belum tentu kita akan bertemu di tahun depan atau Ramadhan mendatang. Jadi, mari kita belajar dan memulai, serta menuliskan. Jangan di sia-siakan. Apalagi sampai di lewatkan gitu saja.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Puasa hari ke 6 meski sakit kambuh tapi Alhamdulillah berjalan lancar"

Post a Comment

Berkomentar lah dengan baik, komentar yang disertakan dengan link kemungkinan tidak akan di terbitkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel