Menu istimewa di hari puasa yang ke 5 meski cuaca kurang mendukung

Gak terasa sudah memasuki puasa hari yang ke 5. Dan tentunya aku sangat bersyukur sekali karna sampai sejauh ini aku masih selalu di berikan kekuatan untuk berpuasa meski dalam keadaan sakit.

Segala sesuatu apa yang telah Allah beri dan aku rasakan sampai sejauh ini, aku sungguh sangat mensyukurinya. Meski kadang aku merasa setiap kali aku bangun pagi, badan ini serasa di himpit bumi, seolah kemarin aku baru saja kerja berat.

Padahal aku hanya dirumah seharian !

Kadang pada malam hari sebelum tidur ibu berkata, "Apa kamu masih kuat puasa besok ? Jangan dipaksakan, nanti makin parah pula" kata ibu yang tampaknya juga menghawatirkan keadaan akan kondisi ku saat ini.

Tapi aku gak menjawab "Ya" dan juga gak menjawab "Tidak. Kenapa ? Karna dalam hati ini aku masih ingin berpuasa selagi aku masih diberi kekuatan untuk menjalankanya.

Sebagai mana yang pernah aku tuliskan di hari sebelumnya, bahwa puasa di bulan Ramadhan kali ini merupakan niat paling besar dalam hatiku.

Menu istimewa di puasa hari ke 5 meski cuaca tampak gak mendukung
Source image > Google image



Jadi apapun ceritanya, aku tetap terus berpuasa. Meski nantinya gak ke bayangkan apa yang akan terjadi berikutnya terhadap kondisi dan kesehatan tubuh ini yang tengah sakit dan butuh pengobatan serta istrahat yang full.

Sampai pada hari ke 5 puasa saat ini Alhamdulillah aku tetap semangat dan kuat, bahkan setiap kali bangun pada waktu makan sahur pun aku yang terlebih dahulu bangun ketimbang ibu saking semangatnya.

Terkadang sejenak aku berpikir, "Sungguh luar biasa kekuatan dan semangat yang ada dalam diri ini dalam menjalankan puasa kali ini, dan aku percaya serta sangat yakin bahwa itu kekuatan yang diberikan oleh Allah untuk ku".

Dan disisi lain lagi kembali aku berbikir, "Bahwa puasa ku saat terasa tidak begitu lengkap. Oleh sebab aku tidak dapat menginjak kan kaki ke masjid untuk shalat dan taraweh, berhubung dengan keadaan dan kondisi (sakit)".

Tetapi aku percaya bahwa Allah mengetahui segala sesuatunya, termasuk apa yang saat ini tengah ada dalam hati dan pikiran ku ini.

Dihari ke 5 puasa saat ini hampir gak jauh beda dari hari yang kemarin, yaitu tepat pada hari ke 4 puasa. Karna mulai pagi hingga sore, gak ada tanda-tanda bahwa akan munculnya sinar matahari sama sekali. Malah yang ada hujan terus mengguyur.

Dan yang paling menjengkelkan lagi hari ini yaitu karna sinyalnya toh gak juga nyala sejak kemarin hingga saat ini. Beberapa posting yang sudah aku tuliskan terkait pada proyek (My Ramadhan 2018), sampai hari ini belum ada dipublikasikan.

Jadi wajar saja kalau hari ini sangat menjengkelkan sekali buatku. Karna saat sinyalnya nyala nanti, terpaksa aku publikasikan secara bersamaan.

Disitu kembali aku berpikir lagi, "Bahwa hal ini bisa saja membuat pembaca menjadi bosan, kecewa dan gak semangat bacanya". Ya, mau apalagi ? Keadaan dan situasi terkadang tidak bisa kita pastikan dan tentukan.

Terpenting puasanya tetap lancar dan selalu semangat dalam menjalaninya. Dan jangan lupa disempatin baca yasin seperti biasa kalau memang gak bisa baca Qur'an.

"Terbilang hampir 2 hari aku gak terkoneksi dengan jaringan Internet. Jelas ini sangat asing dan tidak nyaman sekali menurut ku, karna jika pun aku fokus nulis kalau gak di publikasikan di blog dengan segera, maka sama saja gak ada gunanya", dalam hatiku berkata begitu.

Aku berharap agar secepatnya sinyalnya dinyalakan dan gak berlangsung hingga hari ke 6 puasa yang tepatnya pada besok. Karna kalau gak, bisa makin brabe ceritanya.

Hidup tanpa terkoneksi dengan Internet itu adalah sangat membosankan sekali bagi ku. Seberapa pun aku membuat semangat diri ini, toh tetap juga bawaannya malas dan pengen tidur.

Karna berulang kali aku menuliskan, "Bahwa koneksi Internet bukan saja hanya sekedar hiburan dan penyemangat buat ku, tetapi juga tempat untuk ku berkarya, berbagi, mengembangkan ide, menambah pengetahuan dan wawasan, bahkan juga mencari uang sampingan".

Itulah singkatnya sekilas tentang aku dan koneksi Internet. Makanya aku terus terhubung dalam 24 jam dengan koneksi Internet.

Gak terasa bentar lagi tiba waktunya buka puasa. Tentu itu waktu yang paling kita atau aku tunggu sejak tadi. Dalam hal ini menurut ku sangat simple dan sederhana serta apa adanya, dan juga tidak berlebih-lebihan.

Dihari puasa pertama, aku merasakan bahwa ibu merasa tidak bisa menyajikan menu buka puasa yang istimewa untuk ku dengan berkata, "Bahwa kita hanya punya ini".

Dari situ aku berpikir, "Bahwa kita akan buat simple dan sederhana saja buka puasanya. Terpenting puasanya udah selamat, sehat dan kuat dalam menjalaninya. Terlebih bisa berbuka bersama keluarga terutama orang tua, itu sudah istimewa dan luar biasa".

Cukup dengan segelas air putih dan teh hangat saja sudah luar biasa. Karna berbuka puasa itu bukan tentang menu siapa yang paling istimewa. tetapi bagai mana kita mensyukuri dan menikmatinya.

Begitu juga dengan makan sahur, gak harus dengan menu yang istimewa dan berlebihan. Karna jika berlebihan juga gak baik buat perut, bisa-bisa siang harinya perut jadi panas dalam.

Karna menurut ku, puasa itu bukan tentang siapa yang menu makan sahurnya istimewa. Tetapi tentang bagai mana kita menjalankannya. Namun itu hanya buat ku, dan tentunya berbeda dari orang lain ataupun sama saja.

Maka untuk itu, bersyukur lah kita akan segala sesuatunya yang kita miliki dan nikmati dibulan Ramadhan saat ini. Karna kita selalu diberi kekuatan dan kesehatan, terlebih bisa kumpul bareng, buka bareng dan sahur bareng keluarga dan orang tua.

Aku rasa menurutku simple dan sederhananya itu saja, jika bisa disederhanakan dari itu maka akan lebih baik. Berhubung sudah tiba waktu buka puasa, maka tidak usah nunggu lama lagi, langsung saja baca bismillah.

Satu hari ini memang tampak agak menjengkelkan menurut ku. Karna berhubung cuaca hampir terbilang sinar matahari gak muncul, ditambah lagi dengan sinyal belum nyala.

Tapi karna waktu buka puasa sudah tiba, maka aku bawa semangat saja. Kebetulan juga hari ini ada menu istimewa dari ibu, dimana itu gak seperti menu biasanya.

Mau tahu ? Penasaran apa menunya ? Bentar dulu, soalnya aku mau buka dulu. Nanti pasti aku kasi tahu kalau sudah aku habiskan. Jangan kemana-mana, tunggu setelah yang satu ini...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Menu istimewa di hari puasa yang ke 5 meski cuaca kurang mendukung"

Post a Comment

Berkomentar lah dengan baik, komentar yang disertakan dengan link kemungkinan tidak akan di terbitkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel