Menghabiskan waktu dengan tamu dari jerman di hari ke 7 puasa

Awalnya aku mengira kalau puasa hari ke 7 saat ini tidak akan sanggup untuk aku lewati sampai sore nanti, berhubung kondisi kesahatan ku sejak kemarin itu agak sangat kurang mendukung.

Ternyata Alhamdulillah karna masih selalu diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalani puasanya hingga selamat. Meski waktunya lebih banyak aku habiskan di tempat tidur sambil menulis di blog.

Dan bukan hanya sekedar menulis, dan bukan pula semata aku harus tidur terus karna berhubung lagi sakit dan butuh istrahat yang full. Tetapi aku terus berdoa setelah aku sempatin baca Yasin terlebih dahulu, agar aku tetap selalu di berikan kekuatan dan ketabahan. Terutama dalam menjalankan ibadah puasa dan dalam menghadapi semua ini termasuk kondisi saat ini.

Sebenarnya aku tidak terfokus pada sakitnya, entah sampai kapan semuh atau berakhirnya. Tetapi aku fokus pada puasanya saat ini agar aku tetap kuat dan semangat serta tidak terlalu tertekan dengan yang namanya penyakit yang saat ini tengah aku rasakan.

Menghabiskan waktu dengan tamu dari jerman di hari ke 7 puasa sampai sore
Source image > www.kaskus.co.id



Walau nantinya berakhir tidak seperti dengan apa yang aku harapkan juga keluarga. Yang penting puasa akan tetap terus aku jalankan untuk pegangan kelak dapat meringankan beban.

Dalem...

Seperti hari biasa, aku menghabiskan waktuku seharian di tempat tidur untuk menulis. Bukan untuk tidur! Karna menurutku kalau tidur bisa saja membatalkan puasa. Jadi puasa hari ke 7 meskipun aku hanya di tempat tidur, tetapi tidak begitu terlalu membosankan dan tidak pula terasa menjengkelkan. Karna harinya berakhir sesuai dengan harapan.

Siang harinya setelah pagi hari itu berjalan dengan lancar serta penuh semangat. Suster sempat berkata kepada ku, "Bahwa aku sangat kurus dan tampak pucat sekali bila di bandingkan dengan hari-hari sebelumnya". Dia juga bertanya "Apakah aku masih puasa ??".

Karna dia juga tampak hawatir akan melihat kondisi dan keadaan fisik ku, namun tetap kuat untuk menjalankan puasa. "Selagi ada waktu dan umur panjang ster", jawab ku singkat saja tanpa banyak sambung kata lagi.

Berhubun kebiasaan ku kalau lagi puasa, "Lebih banyak diam dari pada bicaranya". Apalagi karna aku suka nulis, jadi lebih banyak diam agar konsentrasi. Tapi bukan diam-diam sudah kenyang ya !!

Siang harinya sebelum aku memutuskan untuk istrahat siang sejenak, ternyata ada tamu dari jerman yang datang. Akhirnya aku memutuskan untuk gak jadi tidur. Dan petemuan pun berlangsung hingga pukul 15:00 wib.

Dengan berbagai pembicaraan dan obrolan yang di ceritakan, meski dalam bahasa Indonesia yang terbata-bata. Seolah "Ayam dan bebek tengah ngobrol", pikiran ku begitu.

Setiap ada tamu dari jerman, terbilang sangat senang dengan ku. Disamping kondisi ku yang mungkin sangat memprihatinkan buat mereka, aku juga ramah. Terlebih banyak motivasi dan pengalaman yang dapat mereka kutip dari ku meski secara tidak langsung.

Ditambah lagi dengan adanya keahlian ku membuat suatu ketrampilan dengan memanfaatkan sampah dari berbagai bungkus makanan ringan menjadi suatu yang dapat menarik perhatian mereka.

Tentang itulah yang menjadi pokok pembasahan dan obrolan yang paling utama dalam pertemuan yang berlangsung pada siang hari tepat hari ke 7 puasa itu. Dimana membuat ku jadi gak sadar "Bahwa ternyata sudah sore".

Waktu memang berlalu dengan begitu cepat. Bahkan itu tanpa kita sadari bahwa besoknya sudah memasuki hari ke 8 puasa, dimana kita masih selalu diberi kekuatan dan kesempatan dalam menjalaninya.

Selama bulan Ramadhan telah berlalu beberapa hari puasa, tak sedikit pun terpikirkan akan sakit yang tengah aku rasakan saat ini. Bahkan rasa syukur yang selalu terucap dari dalam hati ini setiap kali tiba waktu buka puasa.

Sore itu terbilang menjelang tiba waktu buka puasa tepatnya 17:30. Aku memutuskan untuk bergerak agak sedikit ke arah depan. Tujuannya agar aku dapat menikmati indahnya senja jelang buka puasa itu.

Dan disitu kembali aku bersyukur akan nikmat dan kesehatan serta kesempatan akan apa yang telah Allah berikan padaku, terlebih pada suasana seperti saat ini.

Meski dengan memandang keramaian orang-orang yang di jalan dan keindahan pada sore itu membuat hati ini jadi berkata, "Coba kalau aku gak sakit kaya mereka, betapa lebih indahnya akan terasa suasananya saat ini".

Dan disitu kembali lagi aku berpikir, "Bahwa dalam hidup ini semua tidak mesti sama, dan berbeda-beda jalan yang akan ditempuh dan dijalani. Dan ini gak bisa aku jadikan sebagai patokan untuk memvonis hidup ini akan berakhir sampai disini dan hanya seperti ini saja selamanya".

"Perjalanan ini masih panjang jendral ! Ayo semangat dan jangan menyerah. Terpenting puasanya tetap lancar dan semangat menjalaninya, serta jangan lupa terus menulis setelah disempatin baca Yasin terlebih dahulu". Dalam hatiku berkata begitu, seraya menyemangati diri sendiri.

Akhirnya hari ke 7 puasa hari ini berakhir dengan berbunyinya sirene dan bedug di masjid. Pertanda bahwa waktu buka puasa telah tiba dan mari kita mengucap syukur dan Alhamdulillah sambil meneguk segelas air maupun teh hangat.

Tak banyak pinta ku saat ini. Melainkan agar aku tetap selalu diberi kekuatan untuk menjalani hari ke 8 puasa yang tepatnya pada ke'esokan harinya, sebagai mana kekuatan dan semangat yang di berinya hari ini.

Terkadang penyakit dan kondisi yang kurang sehat dan tidak mendukung, gak menjadi suatu penghalang untuk tetap mendekatkan diri kepada Allah. Melakukan hal-hal yang bernilai di mata Allah dan juga sesama, meski dengan cara yang berbeda-beda. Terlebih dalam menjalankan puasa. Menurut ku sendiri, kembali bergantung pada niat dan kemauan yang tertanam dalam hati untuk tetap dapat menjalankan dan melaksanakannya tanpa banyak alasan apapun.

Mungkin cukup sekian untuk hari ini, dimana banyak sedikitnya dan suka dan dukanya aku tetap semangat dalam menjalaninya serta tetap selalu menuliskannya walau nantinya terasa tidak enak untuk kamu baca.

Sampai ketemu di hari ke 8 puasa, dimana itu tepatnya pada ke'esokan hari. Semangat dan tetap sehat selalu. Ingat, jangan konsumsi cabe kebanyakan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Menghabiskan waktu dengan tamu dari jerman di hari ke 7 puasa"

Post a Comment

Berkomentar lah dengan baik, komentar yang disertakan dengan link kemungkinan tidak akan di terbitkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel