Masih adakah orang yang membudayakan berketrampilan dengan memanfaatkan sampah ?

Orang yang masi membudayakan berketrampilan

Berketrampilan memang terlihat sangat mudah jika kita memang benar - benar serius dan fokus untuk melakukan dan memulainya.

Kamu suka berketrampilan ? Jika ya, berarti kamu adalah seorang yang sangat kreatif.

Namun meskipun demikian, tidak semua orang punya keinginan maupun kemauan untuk memulai dan melakukannya.

Meski berketrampilan itu memiliki manfaat yang sangat besar dan dapat menunjang nilai kreatifitas dalam diri masing - masing setiap orang.

Mungkin jadi dengan adanya beberapa faktor yang membuat mereka lebih cenderung untuk melakukan aktifitas maupun kegiatan lain selain dari berketrampilan, sebagai mana dengan apa yang pernah saya bahas pada artikel sebelumnya di


Berketrampilan di rumah itu mudah

Nah, dalam hal ini, menurut dari hasil survei saya sendiri dari berbagai daerah dan tempat - tempat yang pernah saya tempati, hanya ada beberapa saja yang masih membudayakan berketrampilan dan memanfaatkan barang - barang bekas untuk menjadi sebuah karya yang luar biasa.

Berikut di bawah ini akan saya tuliskan secara singkat ...

ANAK DISABILITAS ATAU ANAK CACAT

Tak heran jika teman - teman disabilitas sangat kreatif dan pintar dalam berkreasi dan memanfaatkan barang - barang bekas atau sampah yang sudah tidak lagi di pergunakan.

Karna sampai sejauh ini, mereka masih terus membudayakan berketrampilan dan membuat suatu karya yang luar biasa dengan memanfaatkan berbagai barang bekas atau sampah yang tidak lagi berguna.

Baik itu mereka melakukannya dari rumah maupun dari yayasan - yayasan dimana mereka tempati, yang telah menyediakan fasilitas dan mendukung mereka untuk berkreasi.

Mungkin bagi beberapa orang, berketrampilan itu adalah suatu yang sangat membosankan dan sudah agak ketinggalan jaman seiring di masa sekarang.

Tetapi tidak bagi mereka yang sampai saat ini masih membudayakan dan mengerjakannya. Karna berketrampilan itu bukan saja hanya sekedar hobby atau hanya mengisi waktu luang mereka semata.

Tetapi, berketrampilan itu adalah suatu hal yang dapat menunjang kreatifitas mereka dan membuat mereka menjadi semakin lebih kreatif.

Hanya dengan memanfaatkan barang bekas atau sampah yang sudah tidak di pergunakan lagi, mereka mampu membuat suatu karya yang sangat luar biasa dan menunjukannya kepada dunia.

Bahwa mereka mampu berkarya dan menciptakan suatu yang luar biasa tanpa bergantung pada tehknologi atau mesin robot yang moderen masa kini.

Itu sangat luar biasa ...

ANAK YANG TIDAK TERPENGARUH DENGAN ALAT TEHKNOLOGI

Setahu saya setiap anak yang tidak terpengaruh dengan sekelompok alat tekhnologi, lebih cenderung berkreasi di rumah dari pada keluyuran atau bermain di luar.

Entah itu anak sekolahan maupun tidak, selagi ia tidak terpengaruh dengan sekelompok alat tehknologi yang saat ini tengah berkembang dan banyak di gunakan masa kini.

Berketrampilan di rumah adalah suatu hal atau satu - satunya yang ia lakukan untuk meningkatkan kreatifitasnya.

Selain dari membaca buku, ia lebih memilih melakukan hal yang dapat menunjang tingkat kreatifitasnya dan melakukan banyak hal yang luar biasa dirumah dari pada memilih untuk bermain bersama teman.

Tetapi itu hanya ada beberapa anak atau beberapa orang tertentu saja. Karna tidak semua anak yang tidak tertarik dengan sekelompok alat tehknologi, suka berkreasi dengan hal kreatif.

Bisa saja mereka lebih memilih untuk keluar rumah dan bermain bersama teman dan melakukan hal yang lain pula selain dari berketrampilan.

Yang pasti, setiap anak yang kreatif dan tidak tertarik dengan alat tehknologi, cenderung melakukan banyak hal yang dapat menunjang tingkat kreatifnya dan berkreasi dari rumah.

Apa kamu pernah melihat seseorang atau anak yang tidak terpengaruh dengan alat tehkonologi ? Apa kamu punya saudara seperti itu ?

Jika ya, berarti kamu lebih tahu dan lebih mengenal dan memahami tentang keseharian seorang anak atau seseorang anak rumahan yang tidak terpengaruh dengan tehknologi.

IBU JANDA YANG SUDAH DI TINGGALKAN SUAMI DAN BERJUANG UNTUK KEHIDUPAN

Mungkin pada bagian ini terlihat sedikit aneh dan lucu, namun nyata dan fakta yang ada di depan mata. Mungkin tidak di depan mata kamu, tetapi mata saya sendiri.

Mungkin bukan di daerah atau di tempat kamu, tetapi di berbagai daerah dan tempat yang sudah pernah saya tempati.

Untuk seorang ibu yang di tinggal mati oleh suami, berkreasi dari rumah dengan memanfaatkan sampah lalu menciptakan suatu hal yang sangat luar biasa, bukan karna semata untuk menunjukkan kepada dunia.

Tetapi hanya untuk menyambung kehidupan dengan melakukan hal yang ada di depan mata, namun sungguh luar biasa jika sudah diketahui oleh dunia bahwa ia bisa menciptakan suatu hal yang menarik dan sungguh luar biasa.

Jadi, berketrampilan dan berkreasi dari rumah, masih di budayakan dan dilakukan oleh seorang ibu yang ditinggal oleh suami.

Mungkin tidak untuk janda kaya yang muda dan banyak uang dan harta bendanya.

Tetapi seorang ibu yang sudah di tinggal suaminya dan hidup apa adanya, melakukan hal apa saja untuk menghidupi anak - anaknya.

Asalkan halal dan dijalan yang seharusnya ...

BIARAWATI YANG HIDUP MEMBIARA BERSAMA ANAK ANAKNYA

Hal ini memang sudah tidak asing lagi bagi saya yang pernah menjelajah di berbagai tempat dan daerah. Tetapi tidak untuk kamu, yang mungkin baru mengetahuinya lewat postingan ini.

Itu hanya mungkin saja ...

Tidak heran jika seorang biarawati yang hidup di biara bersama anak didik mereka masih cenderung berkreasi dan membudayakan berketrampilan.

Untuk menunjang tingkat kreatif anak didiknya agar semakin lebih kreatif dalam melakukan banyak hal, terlebih dalam berketrampilan dengan memanfaatkan benda yang tidak lagi di pergunakan.

Untuk menunjukkan kepada banyak orang bahwa mereka bisa melakukan hal yang luar biasa, unik dan menarik meski mereka hanya berada di yayasan atau tempat khusus yang jauh dari kesempurnaan.

Wow ... Ini bahkan lebih luar biasa.

TERAKHIR ADALAH SAYA YANG TIDAK MAU KALAH KREATIF DENGAN MEREKA

Saya orangnya suka refrensi, kesana dan kemari serta senang belajar dan mempelajari berbagai hal yang berbau kreatif.

Memang saya bukanlah seorang yang kreatif banget. Tetapi dari berbagai daerah dan tempat yang pernah saya tempati, saya berhasil belajar dan mempelajari berbagai hal - hal yang beraroma kreatif.

Dan saya sangat bangga karna saya bisa berkreasi dan menciptakan sesuatu yang luar biasa dengan memanfaatkan barang - barang bekas atau sampah yang tidak lagi di pergunakan.

Dan sampai saat ini, saya masih membudayakan berketrampilan saat ada waktu luang di rumah, dari pada menghabiskan waktu untuk tidur atau bermain game dan menonton video.

Berkreasi bukan lah hanya sekedar hobby bagi saya atau hanya sekedar mengisi waktu luang semata. Tetapi hasil dari berkreasi sudah banyak saya nikmati bahkan sampai saat ini.

Namun seperti yang tadi saya sebutkan, "berketrampilan memang sangat mudah sekali jika kita benar serius untuk melakukannya".

Tetapi itu hanya untuk beberapa orang atau sebagian orang tertentu saja yang sampai saat ini masih membudayakan dan melakukannya sebagai mana yang saya tuliskan di atas barusan.

Apalagi di era saat ini yang semua serba moderen dan mengandalkan alat tehknologi, jelas semua orang lebih cenderung tergolong untuk menggunakan alat tehknologi dari pada berkreasi dan berketrampilan dirumah.

Tidak peduli itu anak - anak maupun orang tua.

Ada banyak sekali hal yang kita dapatkan dari berketrampilan, jika kita benar - benar melakukannya. Tetapi saya rasa saya sudah pernah membahas terkait tentang hal tersebut.

Dan kamu bisa kembali membacanya jika memang dulu kamu belum pernah membacanya disini, meski pembahasannya itu agak sedikit singkat.

Penulis: (Watriman)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Masih adakah orang yang membudayakan berketrampilan dengan memanfaatkan sampah ?"

Post a Comment

Berkomentar lah dengan baik, komentar yang disertakan dengan link kemungkinan tidak akan di terbitkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel