Cara saya dalam menulis artikel



Menulis adalah suatu hal yang sangat indah dan paling menyenangkan di dalam hidup maupun hari - hari saya. Tetapi, mungkin jadi tidak untuk semua orang.

Kenapa demikian ? Karna menulis itu tidak semudah dengan apa yang pernah kita bayangkan dan kita ketahui. Corat - coret, lalu selesai.

Logikanya, jika menulis itu segampang dan semudah dengan membalikan telapak tangan, maka pada umumnya semua orang akan berlomba untuk menjadi seorang penulis yang profesional dan hebat.

Ada banyak hal yang perlu kita pelajari dan kuasai, jika memang kita ingin menjadi sosok seorang penulis. Banyak sekali, bukan hanya secuil saja.

Tetapi dalam hal ini, kita tidak akan membahas terkait hal apa saja yang harus dan perlu kita pelajari dan kuasai untuk menjadi seorang penulis.

Sebagai mana dengan judul yang sudah kita baca pada paragraf awal, bahwa dalam hal ini saya akan menjelaskan bagai mana cara saya dalam menulis sebuah artikel. Baik itu artikel yang sedang anda baca saat ini, maupun artikel yang sebelum - sebelumnya pernah saya tuliskan.

Di dalam menulis sebuah artikel, saya sangat membutuhkan yang namanya konsentrasi yang sangat cukup tinggi. Terlebih jika artikelnya tentang sebuah ide dan motivasi yang nanti dapat di kembangkan oleh orang lain.

Untuk mendapatkan sebuah konsestrasi, saya butuh suasana yang tenang dan menyendiri, serta jauh dari keramaian maupun keributan.

Untuk itu saya lebih memilih menulis sebuah artikel pada malam hari, bukan pada siang hari. Karna keheningan akan muncul pada saat semua orang sudah beristirahat.

Selain itu, menulis artikel di tengah keheningan, akan semakin banyak ide yang akan bermunculan. Jadi, saya tidak perlu untuk menyita waktu jauh hari sebelumnya untuk mencari suatu ide dalam membuat sebuah artikel.

Woww...

Selanjutnya, di dalam menulis sebuah artikel, saya juga membutuhkan jangka dan waktu yang benar - benar cukup. Tetapi berbatas. Mulai dari satu hari, dua atau tiga hari, atau satu minggu. Tergantung topik dan artikelnya yang akan di tulis.

Karna di dalam menulis sebuah artikel, mod dan strees bisa datang dan pergi kapan saja. Termasuk dalam keadaan ketika sedang asik dan sedang semangatnya untuk menulis.

Apalagi jika artikelnya lumayan panjang dan cukup menguras otak maupun pikiran, pasti akan memicu menurunnya mod dan semangat secara tiba - tiba.

Dengan itu, saya butuh waktu yang cukup dalam beberapa hari untuk menulis sebuah artikel. Agar saya bisa kembali untuk melanjutkannya pada esok hari, ketika pada hari ini mod dan strees datang dan pergi.

Jelas saja kalau sedang tidak mod untuk menulis, pasti akan memperoleh hasil yang tidak baik dan tidak seperti dengan apa yang kita harapkan. Apalagi jika sampai merasa stres, saya harus segera menutup dan akan kembali menlanjutkannya pada ke esokan harinya.

Apa kamu juga seperti itu ? Setiap orang maupun penulis, pasti berbeda -beda. Namun hanya satu tujuan, memberi yang terbaik lewat sebuah tulisan untuk memuaskan setiap pembacanya.

Selanjutnya, dalam menulis sebuah artikel, saya juga membutuhkan sebuah ponsel atau telepon genggam. Tidak peduli ponsel jadul maupun ponsel pintar, selagi itu mendukung karakter text sesuai dengan yang akan saya butuhkan dalam menulis nantinya.

Mungkin beda halnya dengan beberapa penulis lain, yang mungkin menggunakan laptop atau komputer untuk menulis sebuah artikel.

Disamping LCD yang di pantulkan oleh layar monitor ponsel lebih ringan dan tidak terlalu menghantam bola mata ketika sedang menulis, ponsel juga terbilang simple dan bisa dibawa di tempat dan posisi mana saja yang mungkin terasa nyaman ketika saya sedang menulis.

Karna satu artikel tidak akan dapat untuk saya selesaikan, jika hanya satu posisi atau satu tempat saja. Yaitu, duduk. Tetapi saya butuh tempat dan posisi yang berbeda dan nyaman selama menulis.

Untuk itu, saya lebih membutuhkan sebuah ponsel sebagai alat tempur dalam menulis sebuah artikel. Dari pada laptop dan komputer yang tidak bisa di bawa berguling dan berbaring dengan bermacam posisi ketika sedang menulis.

Berikutnya adalah sebuah judul.

Di dalam menulis sebuah artikel, saya sangat membutuhkan yang namanya sebuah judul. Karna tanpa menentukan judulnya terlebih dahulu, maka topik dan kontent nya tidak akan pernah sempurna.

Karna terlebih dahulu saya akan merangkai judul dalam sebuah artikel yang akan ditulis, dan selanjutnya dengan mudah untuk mengembangkan topik dan kontent yang akan di perlukan dan dibahas.

Untuk topik dan mengembangkan sebuah ide yang akan di tuliskan di dalamnya, menurut saya itu adalah hal yang sangat mudah sekali. Bahkan berdasarkan pengalaman pribadi sendirg pun, bisa di kembangkan dan dituliskan dalam sebuah artikel.

Tetapi bagai mana jika topik dan judulnya artikelnya tidak se arah ? Pasti akan lebih membingungkan sekali bukan ?.

Namun, bermacam - macar cara orang atau penulis dalam menuliskan sebuah artikel, tergantung pada tingkat kreatif dan ke profesional nya dalam bidang menulis.

Tapi ada baiknya jika dalam menulis sebuah artikel, jangan terlalu dan jangan terlihat profesional sekali. Karna ini jaman moderen dan serba gaul. Yang perlu di tekankan adalah, tingkat kreatifnya dalam menulis dan membahas sebuah topik artikel.

Biar pembacanya banyak yang suka, dan tidak merasa sedang membaca sebuah koran yang tidak ada humor dan kata gaul - gaulnya.

Nah, mungkin untuk artikel ini, saya rasa hanya cukup sampai di sini. Dan kita pasti akan bertemu di lain artikel selanjutnya yang lebih bermanfaat dan berkualitas.

Semoga sedikit demi sedikit apa yang saya bahas dalam artikel ini, dapat semakin menambah semangat teman dan kawan - kawan semua yang ingin menjadi seorang penulis.

Semangat dan kemauan untuk memulainya, yang sangat dibutuhkan dalam menulis artikel. Masalah idenya, itu adalah hal yang sangat gampang sekali. Karna ide itu akan selalu ada dan tidak akan pernah ada habisnya sampai kapan pun.

Penulis:(Watriman)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Responses to "Cara saya dalam menulis artikel"

  1. Memang, butuh konsentrasi dan ide yang matang untuk membuat satu karya tulis, entah itu artikel, naskah maupun novel. Jadi, malam adalah pilihan yang tepat. :D

    ReplyDelete
  2. Ciri khas seorang penulis berbakat wkwk.

    Selamat datang sob

    ReplyDelete

Berkomentar lah dengan baik, komentar yang disertakan dengan link kemungkinan tidak akan di terbitkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel